Hallojogja.com, Yogyakarta – Bagi warga Yogyakarta dan sekitarnya, khususnya para pengguna jalan raya, tampaknya perlu lebih bersabar saat melintasi jalan-jalan protokol di Jogja, terkait dengan digelarnya Kirab Budaya ‘Wayang Jogja Night Carnival’ dalam rangka puncak peringatan HUT ke-261 Kota Yogyakarta, sepanjang siang hingga malam, Sabtu (07/10/2017).

Panggung kirab atau pusat keramaian akan berlangsung di kawasan Tugu Jogja sisi selatan, sehingga hal ini akan membuat jalanan di sekitarnya akan mengalami kemacetan utamanya Jalan Jendral Soedirman, P. Diponegoro, Jalan Margo Utomo (P. Mangkubumi), AM Sangaji dan sekitar perempatan Pingit.

Guna mengantisipasi kemungkinan jalan macet saat berlangsung kirab, Pemkot Yogyakarta menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi masyarakat yang ingin menyaksikan kirab budaya.

Meski begitu, Wakil Walikota Yogyakarta Heru Purwadi meminta agar masyarakat yang ingin menyaksikan Jogja Night Carnival untuk tidak menggunakan kendaraan roda empat karena akses jalan yang terbatas.

“Warga juga diminta tertib saat menonton kirab yang menghadirikan perwakilan dari 14 kecamatan ini,” kata Wakil Walikota Yogyakarta

Untuk mengantisipasi banyaknya masyarakat yang akan menyaksikan kirab budaya, Dinas Perhubungan Kota selain melakukan rekayasa lalu lintas, juga menyiapkan sejumlah kantong parkir, bekerjasama dengan warga sekitar, sebagaimana disampaikan Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Yuliyanto.

“Sejumlah kantong parkir untuk masyarakat umum telah disiapkan seperti di Jalan Poncowinatan Kecamatan Jetis,” terangnya

Tambahnya untuk memudahkan akses bagi tamu undangan dan juga tamu kehormatan, maka beberapa ruas jalan di Jalan Diponegoro juga akan dijadikan tempat parkir khusus kendaraan VIP.

“Dinas Perhubungan akan melakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup jalan, pengalihan arus, dan juga membuat beberapa ruas jalan menjadi satu arah. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi ribuan penonton yang ingin menyaksikan pawai budaya Wayang Jogja Night Carnival yang menjadi penutup rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Yogyakarta ke-261,” imbuhnya.

Mengakhiri penjelasannya, Yulianto meminta kepada warga yang tidak berkepentingan agar menghindari jalan-jalan yang menjadi pusat kegiatan, untuk menghindari penumpukan kendaraan di jalan.

Kasi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Suryanto juga menyatakan, pihaknya akan menerapkan rekayasa lalu lintas untuk sejumlah ruas jalan. Ruas jalan yang akan dilewati peserta pawai atau kirab akan ditutup untuk akses kendaraan sehingga pengguna kendaraan bermotor akan dialihkan.

Pawai budaya dimulai pukul 18:00 dari Jl. Faridan M Noto dan berpusat di Tugu Pal Putih sebagai tempat pertunjukan utama. Adapun panggung pertunjukan ditempatkan di  beberapa titik, yakni di depan Kantor Pertamina jalan Margo Utomo, dan depan Kantor Harian KR, hingga Tugu Pal Putih sebagai panggung utama. (dik)