Hallojogja.com, Bantul – Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Suharsono mengharapkan “job fair” yang diselenggarakan di Pyramid Jalan Parangtritis pada 28-30 Agustus mampu mengurangi jumlah pengangguran di kabupaten ini.

“Saya berharap job fair ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga masyarakat pencari kerja, khususnya dari Kabupaten Bantul,” kata Bupati dalam pengarahaan saat membuka Job Fair 2018 di Bantul, Selasa (28/8/2018).

“Dengan begitu akan terjadi penyerapan tenaga kerja yang sebanyak-banyaknya, sehingga akan dapat mengurangi jumlah pengangguran di Bantul yang muaranya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Menurut dia, job fair yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul ini merupakan langkah yang tepat dan srategis untuk mempertemukan secara langsung antara pencari kerja dan pengguna tenaga kerja.

“Harapan saya angkatan kerja di Bantul dapat memenuhi kualifikasi dan standar yang dibutuhkan perusahaan. Saya yakin angkatan kerja dari Bantul mempunyai daya saing dan mempunyai keunggulan,” katanya.

Bupati juga menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi di dunia usaha swasta merupakan tumpuan penyerapan tenaga kerja. Oleh sebab pemda siap memfasilitasi dan berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berpihak pada usaha swasta yang banyak menyerap tenaga kerja.

Bupati mengatakan, upaya tersebut ditempuh dengan membuat kebijakan yang memberi kemudahan usaha bagi para investor, sehingga mereka akan terpacu untuk membuka lapangan usaha di wilayah Kabupaten Bantul.

Akan tetapi di sisi lain, Bupati juga mengajak kepada seluruh generasi muda di Bantul agar tidak ragu untuk berwiraswasta atau menjadi enterpreneur.

“Karena Kabupaten Bantul sesungguhnya memiliki banyak potensi yang dapat dijadikan sebagai media berwirausaha. Teruslah berusaha dan berinovasi untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans) Bantul, Heru Suhadi mengatakan, job fair ini diikuti 32 perusahaan baik lokal maupun nasional, yang menyediakan lowongan kerja sebanyak 3.000 posisi baik untuk lulusan SMA sederajat hingga sarjana.

“Kita punya target 2.000 pencari kerja bisa terserap, mudah-mudahan bisa, dan tujuan diadakan job fair ini adalah memberi kesempatan kerja dan peluang kepada saudara kita yang belum beruntung dan belum punya kerja,” katanya. (her)