Hallojogja.com, Yogyakarta – Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta mengandalkan destinasi wisata alam untuk menyambut wisatawan selama libur panjang Lebaran 2019.

“Kalau libur lebaran memang identik dengan wisatawan domestik dan wisatawan domestik lebih menyukai wisata alam,” kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Rahardjo di Yogyakarta, Kamis (23/5/2019).

Singgih menjelaskan bahwa sejumlah destinasi wisata alam yang diandalkan saat libur lebaran di antaranya kawasan hutan Mangunan di Kabupaten Bantul yang menghubungkan sejumlah destinasi alam menarik di kawasan perbukitan. “Di kawasan Mangunan banyak destinasi wisata alam yang bisa dikunjungi. Banyak juga spot foto yang biasanya paling dicari wisatawan domestik,” kata dia.

Menyambut libur Lebaran, kata dia, berbagai akses jalan menuju Mangunan telah disiapkan dengan jalur yang lebar dan bisa dua arah.

Selain Hutan Pinus di Mangunan, Dlingo, Bantul, Dispar DIY menjelang Lebaran juga menggencarkan promosi destinasi wisata berbasis alam lainnya seperti Telaga Biru di Semin, Gunung Kidul, dan Kali Biru di Kulon Progo, serta Taman Tebing Breksi di Sleman.

“Ada pula arung jeram Kali Suci, serta Pantai Sundak di Gunung Kidul, dan Puncak Suroloyo di Kulon Progo,” katanya.

Menurut dia, para wisatawan domestik yang datang ke Yogyakarta saat ini lebih berminat mengunjungi destinasi-destinasi wisata baru yang menarik untuk dikunjungi selain destinasi yang telah lama populer seperti Candi Prambanan, Malioboro, Museum Keraton Yogyakarta, serta Taman Pintar. “Kami perkirakan wisatwan domestik lebih suka alam dengan spot fotonya daripada destinasi cagar budaya,” kata dia.

Singgih optomistis selama masa high season saat libur panjang Lebaran, target kunjungan mencapai 6 juta wisatawan baik mancanegara maupun domestik selama 2019 bisa diralisasikan. “Sedangkan sumbangan kunjungan wisata khusus saat Lebaran nanti kami belum bisa memperkirakan,” kata dia. (luq)