Hallojogja.com, Bandung – Pelarangan penggunaan cadar bagi mahasiswi di lingkungan kampus UIN Yogyakarta tengah menjadi perbincangan hangat seantero Tanah Air yang sontak menuai banyak komentar dari berbagai kalangan.

Dalam diskusi bertajuk “Umat Islam di Indonesia Khatam Toleransi” di Kantor Repdem Purwakarta, Jumat (9/3), Ketua Repdem Purwakarta Fajar Maritim memandang pegunaan cadar merupakan hak individu dari setiap muslimah. Menurutnya, tak boleh ada institusi pendidikan yang merenggut hak tersebut.

“Tak boleh hak tersebut dirempas, justru oleh institusi pendidikan manapun harusnya dilindungi,” ujarnya.

Menurut Fajar yang mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam ini, tidak patut kiranya penggunaan cadar yang dilakukan seorang muslimah di lingkungan kampus, kemudian dikait-kaitkan dengan ekstrimisme.

“Tidak ada relevansinya dengan ekstrimisme. Pelarangan cadar bagi muslimah di lingkungan kampus justru melanggar Pasal 28 UUD 1945. Dan melukai nurani persatuan dan toleransi kita di Indonesia,” pungkasnya.

 

Editor : Amin Pujanto