Hallojogja.com, Gunung Kidul – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunggu kepastian rencana pembangunan unit pemadam di wilayah Karangmojo.

“Dari sisi lahan, pemkab sudah melakukan pembebasan, namun hingga sekarang belum diketahui kapan rencana pembangunan dilaksanakan,” kata Kepala UPT Pemadam Kebakaran Gunung Kidul, Diyono di Gunung Kidul, Kamis (15/8/2019).

Rencana pembangunan pos pemadam kebakaran di Karangmojo sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan. Selama ini, lanjut Diyono, pusat layanan masih tersentral di UPT.

Diharapkan, adanya tambahan pos layanan dapat menyingkat waktu dalam upaya pemadaman sehingga dampak dari kebakaran bisa ditekan.

Namun demikian, ia mengakui wacana pembangunan pos pemadam kebakaran di Karangmojo merupakan program lama yang muncul sejak beberapa tahun lalu. Namun hingga sekarang belum terealisasi kapan kepastian pembangunan.Adapun letak pos pemadam kebakaran berada di Dusun Srimpi, Karangmojo.

“Tanahnya sudah ada, tapi sekarang belum ada tanda-tanda akan dibangun,” kata Diyono.

Diyono mengatakan dengan luas wilayah Gunung Kidul yang hampir separuh dari luas DIY, idealnya di Gunung Kidul terdapat lima pos pemadam kebakaran. Meski demikian, dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki bisa dilakukan secara bertahap.

“Pada tahap awal akan dibangun di Karangmojo. Harapannya pos ini bisa mencover wilayah seperti Ponjong, Semin dan Karangmojo,” katanya.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunung Kidul, Agus Subaryanta mengatakan tahun ini tidak ada rencananya pembangunan pos pemadam kebakaran, tapi tahun depan, di lokasi kantor pemerintahan terpadu di Desa Siraman.

“Wacana pembangunan baru di 2020. Itupun yang dibangun adalah pusat pemadam kebakarannya dan belum ke pos yang lain,” katanya. (ant)