Hallojogja.com, Gunung Kidul – Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengembangkan potensi wisata sebelum utara yang berupa pegunungan yang sampai saat ini belum dikelola maksimal, sehingga jumlah wisatawan yang berkunjung juga sangat sedikit.

Kepala Dinas Pariwisata Gunung Kidul Asti Wijayanti di Gunung Kidul, Rabu (28/8/2019), mengatakan wilayah utara Gunung Kidul memiliki berbagai potensi wisata seperti embung Sriten, gunung gambar, Gunung Gentong (4G), dan juga Gunung Api Purba Ngelanggeran.

“Untuk mengembangkan kawasan wisata utara Gunung Kidul mengalami hambatan, satu di antaranya adalah akses jalan yang curam,” kata Asti.

Ia mengatakan saat ini, Dispar tengah mengembangkan wisata utara seperti 4G dengan keterbatasan akses jalan belum begitu bagus. terus melakukan penetrasi pengembangan daerah 4G dengan membentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis). Selain itu sarana dan prasarana juga telah dibantu oleh Dinas Pariwisata DIY.

“Kami sudah mendorong masyarakat untuk berkembang dalam mengelola wisata. Memang beberapa waktu lalu ada konflik tetapi sudah bisa ditangani,” katanya.

Selanjutnya, kata Asti, Dispar membuat beberapa kegiatan di Embung Sriten. Saat ini, Embung Sriten sudah mulai menggeliat dengan adanya beberapa event yang sudah digelar di sana, seperti festival Sritenn untuk bidaya dan paralayang yang sudah dilaksanakan pada minggu ke tiga bulan Agustus ini.

“Mungkin ada event-event lain yang diselenggarakan disana mengingat lokasinya sangat bagus untuk paralayang,” katanya.

Asti mengatakan Dispar juga berencana mengembangkan potensi wisata Gunung Gambar. Lokasi tersebut mempunyai potensi yang bagus bagi masyarakat yang berminat pada bidang sejarah.

“Saat ini, kami menyusun rencana detail teknis (DED). Setelah itu, baru diajukan untuk penganggarannya,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Gunung Kidul Drajad Ruswandono mengatakan wilayah utara Gunung Kidul sangat cocok dikembangkan sebagai agro wisata. Seperti di Kecamatan Semanu ditanami durian.

“Saat ini sudah ada beberapa investor yang berminat untuk mengembangkan wisata di daerah utara Gunung Kidul,” katanya. (stm)