Hallojogja.com, Kota – Menyusul turunnya salinan putusan Mahkamah Agung (MA) atas kasasi IPL (Izin Penetapan Lokasi) bandara yang sedang bersentuhan dengan hukum, Pemda Provinsi DIY dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kulonprogo segera mempersiapkan proses relokasi warga yang terkena dampak pembangunan bandara internasional di Kulonprogo.

Dewa Isnu Broto Imam Santoso, Kepala Biro Hukum Pemda DIY, mengatakan salinan putusan MA sudah diserahkan ke PT.Angkasa Pura I selaku pemilik proyek, kemudian dilanjutkan ke Badan Pertanahan Negara (BPN) untuk dilakukan pengukuran area bandara yang akan dibangun.

“Kita masih punya pekerjaan rumah, yakni relokasi. Untuk itu segera kita koordinasikan dengan teman-teman di Kulonprogo,” tegas Dewa, di sela-sela evaluasi triwulan III APBD DIY 2015 di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta,Kamis (29/10/2015).

Menurut Dewa, pihaknya masih akan terus melakukan pendekatan kepada warga yang masih ngotot menolak pembangunan bandara yang tak lain pindahan dari Adisucipto, Jogjakarta. Dirinya yakin warga akan memahami kondisi tersebut, karena dampak positif pembangunan bandara dapat dirasakan dalam jangka panjang, tegasnya. (dom)